Select Page

Blog Review: Jadi Kangen Berat Sama Pekerjaan yang IT Banget

Kemudian keinginan itu tahu-tahu muncul lagi. Saat saya menghadiri sebuah diskusi, undangan seorang teman. Pembahasannya tentang sebuah inovasi teknologi untuk melindugi data dari serangan siber.

Ada sejumlah sosok di dalam diskusi itu yang membuat saya terkesima. Orang pertama adalah Patrick HOUYOUX. Om-om kece berkebangsaan Belgia sang pendiri PT Sydeco (sebuah perusahaan di Yogyakarta yang berfokus pada bidang keamanan internet).

Suka Duka Jadi Anak IT

Om Patrick bercerita banyak soal kariernya. Termasuk langkah besar yang dia ambil untuk menjadikan Sydeco sebuah perusahaan yang fokus pada keamanan untuk segala aktivitas melalui internet.

PT yang berdiri pada Desember 2013 ini mula-mula berfokus pada pengembangan situs dan desain grafis. Akan tetapi Patrick menyadari bahwa zaman sudah semakin modern dan maju, kebutuhan akan hal itu semakin menipis, karena pasti banyak perusahaan yang bergerak di bidang serupa.

Salah Satu Timnya Anak IT Dengan IQ 150

Dua teknologi mutakhir yang bekerja secara bersamaan ini diciptakan melalui serangkaian riset mendalam, dibarengin dengan meneliti berbagai kasus pencurian dan pembobolan data yang pernah terjadi. Baik di media sosial seperti Twitter, Facebook, WhatsApp, termasuk kasus besar seperti pembobolan 4,93 juta akun Gmail, 500 juta akun Yahoo, dan 68 juta akun dropbox.

Yang paling membanggakan, saat om Patrick memperkenalkan tiga orang anak IT yang ikut terlibat di dalam pengerjaan Archangel dan SST. Bahkan salah seorang di antaranya diketahui memiliki IQ 150. Dua orang di antaranya, Rizal Hendra Wardana (si pemilik IQ 150) dan Septian Yudha Sahanaya, diberi waktu memperkenalkan bayi yang baru saja lahir dari rahim PT Sydeco.

Archangel Dan SST

Menyinggung soal Archangel dan SST, Rizal yang merupakan Kepala Research & Development PT Sydeco, menekankan bahwa sang pemilik ide adalah om Patrick. Bersama Septian Yudha Sahanaya dan Bayu Kurniawan sebagai developer, ditugaskan mengembangkan dua teknologi tersebut. Setiap ada ide untuk kemajuan pembuatan teknologi ini, selalu didiskusikan bareng-bareng, baru setelah mendapat izin, langsung eksekusi.

Archangel adalah kotak pintar (smart box) yang berfungsi untuk meyaring seluruh lalu lintas data yang akan masuk ke jaringan, baik melalui kabel maupun nirkabel. “Ibarat sebuah perumahan, Archangel ini adalah satpam. Segala sesuatu yang akan masuk ke dalam komplek, akan diperiksa secara menyeluruh oleh satpam ini.”

wujud archangel dan sst inovasi baru keamanan data di internet

Wujud dari Archangel dan SST yang dikembangkan anak IT Yogyakarta dari PT Sydeco milik om Patrick

Cara kerjanya, setiap data yang diperkirakan jahat, dicegah untuk masuk. Nanti machine learning yang terdapat di dalam kotak itu, akan menganalisis pola serangan yang belum pernah ada sebelumnya dan mencegah serangan tersebut sebelum masuk ke jarangan.

Soal SST, proses pengerjaannya sendiri memakan waktu satu tahun. Terhitung cepat karena untuk mengerjakannya, Rizal dibantu juga oleh tim yang solid. Sehingga proses pengerjaan berjalan lebih cepat.

Dalam proses penyempurnaan sebuah sistem keamanan data yang memiliki ‘dua agen’ cerdas’ di titik pengirim dan penerima yang berfungsi melindungi data (baik secara otomatis maupun on-demand) ini, Rizal, Septian, dan Bayu melakukan perbaikan-eror-perbaikan-eror sebanyak lebih dari 50.

Source: http://adiitoo.com/kangen-bekerja-yang-anak-it-banget/ | Adiitoo.com, 8 April 2018.